Selasa, 04 Maret 2014

Penguasa Penjuru Unjung



Kalo yang cempreng pas hitung nyebut angka 9 atau 10 ya pasti aku. Eh ngga cempreng-cempreng amat sih, tapi kan suara perut. Ya pokoknya aneh gitu lah. Gini-gini aku itu Wa-danton. Kalo dantonnya ditakuti dihormati, aku dibully dan dianiyaya. Aku terlalu supel, terlalu enak diajak ngomong, apalagi percaya diriku kelewat batas. Ya begitulah..

Penjuru kecil itu kakinya ngga sama panjangnya dengan penjuru besar. Jadi kalo gerakan jalan, yang napasnya krenggosan dan banyak minumnya itu pasti penjuru kecil. Jangan sepelekan juga, penjuru kecil itu orang-orangnya peka dan mudah adaptasi. Kalo barisan kurang atau bolong, pasti yang sibuk buat atur barisan ya penjuru kecil. Kalo ntar salah kenapa kosong yang kena pasti penjuru kecil. Fyi, selama aku 3tahun berturut2 kedudukanku masih sama, pokoknya ya kalo ngga 9 atau 10 ya udah gitu aja. Dan itulah kenapa aku sekarang terbentuk jadi orang yang mudah adaptasi, eh tapi bukan juga kayak bunglon yaa..

My School "SMP Negeri 2 Godean"

~My Family is My Lovely~

~My Sista~

Semua Tentang Pramuka, tapii gak bakalan lupa donk sama Teman-Teman Dewan Penggalang yang gak kalah Luar Biasanya ini. etss.. tapi ada yang kurang inii, belon lengkap semua kefotoo (GoodTimee)

Meriahnya sarapan saat kemah, bersama anak-anak SD Negeri Sentul yang luar biasa (kangen kalian semua)

Saat jelajah alam pun, seorang pramuka ini masih sempat menyapa neneknya yang sedang berbanting tulang di sawah dan meminta bekal minum (senangnyaa)